Ini yang Harus Anda Lakukan saat Kartu Kredit Dibobol

Pernahkah Anda mengetahui modus kejahatan kartu kredit yang terjadi beberapa tahun terakhir? Kartu kredit yang selama ini Anda simpan dan jarang digunakan tiba-tiba memiliki tunggakan atas transaksi pembelian suatu barang/jasa. Belum lagi jika Anda menjadi korban pencopetan, seluruh uang tunai beserta kartu kredit diambil sehingga bisa dipakai untuk berbelanja oleh oknum pencopet. Kaget? Pasti. Panik? Tentu saja. Lalu apa yang harus Anda lakukan untuk mengatasi masalah ini? Kali ini Solusi Utang akan memberikan cara-cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi masalah ini. Berikut adalah cara-caranya:

Sumber: Google

Sumber: Google

Laporkan ke Bank Penerbit

Langkah awal yang harus Anda lakukan saat kartu kredit dibobol adalah dengan menyambangi bank yang bersangkutan atau dengan menghubungi nomor hotline resmi customer service dari bank penerbit Anda. Infokan bahwa kartu kredit Anda telah digunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Biasanya pihak representatif customer service akan menanyakan beberapa info pribadi terkait kartu kredit Anda, seperti identitas, nama yang tertera dalam kartu, nomor kartu kredit, dsb.

Pada kesempatan ini, tanyakan juga besar transaksi terakhir yang digunakan di kartu Anda serta tujuan dari transaksi yang terakhir dilakukan. Selanjutnya, minta customer service untuk memblokir dan menutup kartu kredit Anda agar kartu tersebut tidak kembali digunakan untuk berbelanja.

Buat Kartu Kredit Baru dengan PIN Baru

Setelah memastikan kartu kredit lama Anda telah diblokir, maka Anda bisa meminta pihak bank penerbit untuk menerbitkan kartu kredit yang baru. Lindungi kartu kredit Anda yang baru dengan PIN yang berbeda dengan PIN lama untuk menghindari terulangnya kejadian pembobolan kartu kredit. Selain itu, pastikan agar nomor ponsel Anda tertera dalam data identitas. Saat ini Indonesia telah menggunakan sistem 3DS, menurut artikel dari Tech In Asia, 3DS/ 3 Domain Secure adalah perlindungan kartu kredit dari 3 pihak, di mana bank yang mengambil uang, bank yang menerbitkan kartu, dan sistem yang memproses transaksi. Sistem 3DS ini dilengkapi oleh sistem OTP yaitu Anda akan dikirimkan nomor PIN setiap kali melakukan transaksi, hal ini berguna untuk memverifikasi apakah betul Anda yang sedang melakukan transaksi atau bukan.

Laporkan ke Polisi

Dengan bantuan bank, biasanya Anda bisa melaporkan kasus pembobolan kartu kredit ke kepolisian. Mintalah surat keterangan yang diberikan oleh pihak bank agar Anda dapat melaporkan kasus tersebut. Biasanya pihak bank akan mendampingi Anda untuk menginformasikan data serta dokumen apa saja yang diperlukan oleh pihak kepolisian untuk menyertai berkas kasus Anda.

 

 

Yang Paling Penting: Lindungi Privasi Kartu Kredit Anda

Kartu kredit sangat rentan untuk digunakan oleh pihak bertanggungjawab untuk melakukan kejahatan. Maka dari itu, Anda pun juga harus lebih melindungi kartu kredit agar tidak menjadi korban. Di beberapa bank ternama di Indonesia, para nasabah sudah mulai dianjurkan untuk menggunakan 6 digit pin sebagai pengganti tanda tangan. Hal ini agar kartu kredit tidak akan bisa digunakan apabila pelaku tidak dapat memasukkan pin kartu Anda.

Selain itu, Anda juga perlu melindungi kerahasiaan identitas kartu kredit Anda, jangan memberi tahu ke sembarang orang mengenai data-data berikut:

Sumber: Google

Sumber: Google

  1. Nomor kartu kredit

  2. Nama yang tertera di kartu kredit

  3. Masa berlaku kartu kredit

  4. Kode CVV yang terdapat di kartu kredit Anda. CVV adalah 3 atau 4 digit kode yang terdapat di balik kartu kredit. Kode ini berfungsi bagi orang yang ingin melakukan transaksi online, dan fungsinya untuk memverifikasi bahwa Anda sendiri yang melakukan pembelian. Tutuplah kode CVV Anda, serta jangan pernah memfoto-kopi bagian belakang kartu kredit Anda. Jika sangat perlu, tutuplah bagian 3 digit tersebut.

 

Pada dasarnya Anda harus lebih berjaga-jaga dalam melindungi kepemilikan Anda. Penipuan tidak hanya terjadi pada kartu kredit saja, maka dari itu Anda pun juga harus mengetahui jenis-jenis penipuan lain yang sering beredar di masyarakat. Tidak hanya itu, Anda juga harus tahu bagaimana cara menghindari penipuan agar lebih terlindungi dari jenis-jenis kejahatan tersebut. Tetaplah berjaga-jaga!

 

Referensi:

http://bisnis.liputan6.com/read/2429240/kartu-kredit-hilang-lakukan-5-hal-ini

http://money.cnn.com/2013/12/19/technology/security/target-credit-card/

https://id.techinasia.com/talk/bertransaksi-online-menggunakan-kartu-kredit-indonesia-sangatlah-aman