Mengenal Apa Itu Daftar Black List Bank Indonesia

Apakah Anda pernah mengajukan pinjaman ke Bank, namun hasilnya selalu ditolak? Sama halnya saat Anda ingin mengajukan kartu kredit namun tak juga lolos spesifikasinya? Jangan marah-marah dulu karena siapa tahu saja ternyata alasannya adalah karena Anda sudah masuk dalam Black List Bank Indonesia.

Ya, Bank Indonesia adalah pusat keuangan Republik Indonesia. Disini tersimpan semua data seseorang yang pernah mengajukan pinjaman ataupun memiliki kartu kredit. Dalam data tersebut akan terekam jejak pelunasan kreditnya dan diurut secara ranking. Berdasarkan riwayat kredit, bank umumnya mengklasifikasikan debitur dalam lima kategori:

  1. Lancar

  2. Dalam Perhatian Khusus

  3. Kurang Lancar

  4. Diragukan

  5. Macet

Peringkat pertama dihuni oleh mereka yang lancar membayar cicilan kredit. Saat masuk peringkat tiga, seorang debitur sudah akan menerima peringatan dari pihak bank. Jika Anda berada dalam posisi ini, Anda sebaiknya segera melunasi pinjaman Anda atau melakukan penjadwalan ulang pembayaran hutang Anda. Sementara orang-orang yang belum melunasi pinjamannya dalam jangka waktu lebih dari 270 hari akan masuk peringkat lima. Peringkat Anda bisa kembali ke peringkat satu setelah kewajiban-kewajiban Anda terkait dengan kredit tersebut telah selesai.

 

 

Ranking inilah yang biasa disebut daftar black list oleh bank. Jadi, cobalah ingat-ingat kembali apakah diwaktu yang lalu Anda sudah pernah mengajukan pinjaman, namun bermasalah dalam pelunasannya? Apabila Anda masih tidak mengingatnya, ada cara yang lebih akurat yaitu Anda bisa mengecek riwayat kredit Anda tersebut di situs resmi Bank Indonesia dan mengisi formulir BI Checking. Masukkan data diri Anda yang sebenar-benarnya dan jangan lupa untuk mencantumkan email yang aktif, karena nantinya status riwayat kredit Anda tersebut akan diinformasikan melalui email. Email tersebut di-print, kemudian dibawa beserta bukti identitas diri (KTP) ke kantor BI saat mengambil IDI (Informasi Debitur Individual). Setelah IDI historis Anda dicetak, Anda bisa melihat bagaimana status kredit Anda yang tercatat dalam SID. Data ini bersumber dari lembaga-lembaga keuangan anggota SID di seluruh Indonesia dan dikelola oleh Biro Informasi Kredit di Bank Indonesia.

 

Nah, bagaimana bila status riwayat kredit Anda benar masuk dalam kategori black list bank? Tidak perlu khawatir karena BI memberikan tenggat waktu hingga enam bulan bagi mereka yang masuk dalam black list. Syaratnya adalah dengan melunasi semua tunggakan yang ada. Anda juga bisa gunakan bantuan dari perusahaan yang bisa menegosiasikan hutang bank seperti www.amalan.id agar hutang Anda menjadi lebih ringan untuk dilunasi. Jika sudah dilunasi, maka BI akan menaikan peringkat Anda ke ranking pertama yang artinya Anda sudah bisa mengajukan kredit lagi.

 

Namun, walaupun begitu usahakanlah bayar cicilan kredit tepat waktu agar jangan sampai nama Anda masuk dalam black list bank. Karena biar bagaimanapun, nama baik yang bersih pastilah lebih indah dibandingkan pernah masuk dalam daftar black list.

 

Source:

http://www.seputarforex.com/artikel/kredit/lihat.php?id=200460&title=kupas_tuntas_blacklist_bank_di_indonesia

 

http://www.netverum.com/2012/08/apakah-anda-termasuk-dalam-daftar.html